--> Skip to main content
Kene Ono

follow us

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer dan Karyawan Tetap

Jika Anda menganggur, Anda memiliki dua pilihan antara wirausaha atau mencari pekerjaan, mana yang Anda sukai? Menurut Anda apa yang lebih menjanjikan dan membawa banyak manfaat?

Setiap jawaban berbeda, dan ada kelebihan dan kekurangan tergantung pada preferensi dan kebutuhan setiap kehidupan orang. Tetapi menarik untuk melihat lebih dekat bagaimana kedua jenis pekerjaan ini dibandingkan.

Berikut ini perbandingan keuntungan dan kerugian pekerja lepas dan pekerja tetap.

1. Fleksibilitas


Kata fleksibel tampaknya sangat jauh dari kehidupan pekerja kantor karena mereka diatur oleh jam kantor, bahkan jika lembur diperlukan mereka bisa membatalkan liburannya.

Pekerja biasa di kantor harus mulai bekerja dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Selain itu, pekerja kantor juga diharuskan untuk mematuhi aturan seperti mengenakan seragam kantor dan mematuhi tata tertib kantor.

Namun, ada beberapa kantor yang mudah pada beberapa aturan juga. Tidak sedikit pekerja yang benar-benar menikmati ritme pekerjaan kantor.

Sebaliknya, pekerja lepas atau yang disebut freelancer umumnya memiliki jadwal kerja yang lebih fleksibel. Pekerja lepas juga dapat membatasi jam kerja mereka, mengambil dan memilih tugas, dan tidak tunduk pada peraturan tempat kerja atau kantor.

Anda perlu memperhatikan tenggat waktu dan kesesuaian tugas dengan ketentuan yang ditentukan oleh pemilik project. Namun, ada juga pekerja lepas yang kewalahan karena terbawa santai oleh jadwal kerja yang fleksibel.

Akibatnya, tenggat waktu terlambat dan pekerjaan tidak diselesaikan secara optimal.

Jika Anda menyukai struktur rutin dan tidak memiliki masalah mengikuti jadwal harian, maka bekerjalah penuh waktu di kantor yang cocok untuk Anda.

Sebaliknya, jika Anda ingin membatasi jam kerja atau memiliki banyak kewajiban di luar pekerjaan, freelancer adalah jawabannya. Anda bisa membuka jasa pembuatan website, desain grafis, dan sebagainya.

2. Kebijakan kantor


Tentu saja, bekerja tidak dapat menetukan kebijakan sendiri. Tetapi di banyak organisasi, terutama yang lebih besar, akan ada semacam konflik atau otoritas pribadi yang akan sulit dihadapi.

Konflik dan politik ini rentan di lingkungan kantor. Tidak sedikit pekerja yang akhirnya mengundurkan diri atau berpartisipasi dalam pertempuran yang lebih intens.

Ini bisa disebabkan oleh para pemimpin kantor yang subjektif, kepentingan sendiri, bahkan pilih kasih. Persaingan untuk promosi untuk pekerja kantor seringkali tampak sangat jelas.

Di satu sisi, itu terlihat buruk, tetapi di satu sisi itu juga memiliki efek positif. Tergantung bagaimana kompetisi itu terjadi.

Dalam hal ini, Freelancer sangat menguntungkan karena tidak terkait dengan perusahaan tertentu. Tetapi dia memiliki banyak bos di banyak organisasi.

Sekalipun freelancer memiliki klien tetap, ia umumnya tetap bebas dari kebijakan kantor karena ia bekerja jarak jauh atau di kantor hanya untuk waktu yang singkat.

3. Berbagai manfaat lainnya


Pekerja kantor mungkin lebih baik daripada pekerja lepas saat ini. Pekerja kantoran menerima asuransi kesehatan, cuti berbayar, cuti bersama, uang makan, dan asuransi pensiun.

Pegawai kantor dianggap sebagai pekerjaan yang prestisius oleh masyarakat. Pekerja kantor dianggap sebagai kelompok dengan ekonomi yang stabil karena memili gaji tetap setiap bulannya.

Selain itu, perusahaan atau kantor juga menyelenggarakan acara untuk karyawan dan menawarkan berbagai fasilitas, seperti keanggotaan gratis, kafe yang didukung perusahaan, dan akses ke berbagai diskon dan item gratis lainnya.

Mereka sering memiliki anggaran pelatihan sehingga pekerja dapat mengembangkan pengalaman mereka dengan uang perusahaan.

Baca juga: Skill Wajib Seorang Freelancer

Bagaimana dengan yang freelance? Freelancer lepas menerima pembayaran dan bonus hanya jika memiliki client. Tidak ada asuransi atau dana pensiun.

Karena dia sendirian. Orang yang berdiri sendiri harus siap untuk tidak dibayar ketika mereka mengambil cuti pelatihan dan memilih jalan hidupnya sendiri. Beberapa freelancer bahkan sering diremehkan atau kadang-kadang disebut pekerja serabutan oleh masyarakat.

Penutup


Itulah dia beberapa perbedaan mendasar dari seorang freelancer dan juga pekerja kantoran. Mana jalan karir yang akan Anda pilih, apakah menjadi seorang pekerja kantoran atau menjadi seorang freelancer? Jawab di kolom komentar

Postingan ini dikirim oleh:
Abdul Muhajir

Jasa pembuatan website dan juga jasa review.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar